Written A Dream, England.

Di suatu (tengah) malam ketika gue lagi iseng-iseng ngecek timeline twitter, gue nemu tweetnya ko @aMrazing soal ke Inggris yang GRATIS. Dengan penasarannya gue kepo-in twitternya buat nyari-nyari info soal gimana sih cara ikutan kompetisi ini. Ketika sudah memahami segala sesuatunya, I think why not give it a try to this competition? Syarat-syaratnya toh juga nggak mumet: like twitter and facebook page, bikin sebuah entri blog yang juga ada foto megangin bungkusan produk Mister Potato, then done! I had nothing to lose. It’s not like I had to buy 5 packs and send it to PO BOX blablabla or gosok-gosok kemasan pake koin sampe bego.

FYI, gue mulai bekerja untuk nulis sebuah blog itu di hari ini, tanggal 31 Mei 2014. Jam sudah menunjukkan pukul 20:30 PM. Waktu yang sangat mepet. Bagaimanapun juga dengan semangat gue yang masih membara ini, gue tetep bakalan mencoba untuk menulis. Wish me luck.

Jeda diantara tengah malam itu dan tanggal 31 Mei ini adalah waktu gue mikir tentang kenapa gue harus pergi ke Inggris. Gue memikirkan jawaban-jawaban yang bisa meyakinkan para juri untuk milih gue sebagai orang-orang yang terpilih untuk ke Inggris. Karena sejujurnya gue bukan penggemar sepakbola yang mana Inggris menjadi tempat terindah bagi mereka karena banyak klub sepakbola disana. Gue juga bukan salah satu penggemar berat band The Beatles ato Oasis karena gue lahir jauh setelah mereka berada di puncak kejayaan.

 Hal yang gue suka dari Inggris adalah Harry Potter, Mr. Bean, dan akhir-akhir ini One Direction. Gue suka nonton Mr. Bean sewaktu SD. Ngeliat tampang konyol Rowan Atkinson ketika dia melakukan hal-hal absurd itu menjadi hal-hal yang menghibur bagi gue di hari Minggu. Gue suka Harry Potter dari SMP sampe sekarang karena penulisnya, J.K. Rowling berhasil membuat sebuah kerumitan cerita yang endingnya nggak disangka-sangka (Snape dengan tampang yang selalu nggak nyantai dan juga pelahap maut itu ternyata orang baik!). Dan terakhir, sebulanan ini gue lagi suka-sukanya sama One Direction yang terdiri dari Niall, Harry, Liam, Zayn, dan Louis. Alasan gue suka sama mereka adalah mereka itu boyband yang nggak bisa nari, nggak jaim, gokil, tapi lagu-lagu mereka itu easy listening dan lirik lagu mereka yang ‘ngena’.  

Nggak cuma punya itu, Inggris juga punya tempat-tempat yang keren banget. Negeri para raja ini punya istana yang paling terkenal namanya Westminster Palace; punya jam yang gede banget yang terletak di sebuah menara yang tinggi namanya Big Ben; punya kincir gede banget juga yang dihiasi lampu-lampu saat malam hari dengan nama London Eye; punya Museum Madam Tussaud yang majang patung-patung lilin tokoh-tokoh ternama di seluruh dunia; dan masih banyak lagi tempat-tempat keren lainnya yang ga bisa dijelaskan semuanya. Inggris juga punya aksen British yang me

nurut gue adalah seksi. Gue suka aja kalo dengerin orang Inggris kalau lagi ngomong. Intinya, Inggris punya hal-hal keren dan menakjubkan. Tempat yang jauh berbeda dari negara kita, Indonesia. Dalam artian yang gue maksud disini adalah perbedaan bahasa, letak negara, musim, waktu ataupun budaya sehingga menjadi tempat yang nggak pernah terbayangkan bagi seseorang yang berasal dari kota kecil di Jambi seperti gue ini. Tempat yang menjadi mimpi bagi seseorang yang suka berkunjung ke tempat-tempat baru seperti gue ini.

Setelah menulis sepanjang ini, gue sampai pada satu kesimpulan kalau alasan kenapa gue harus ke Inggris adalah karena Inggris itu adalah sebuah mimpi bagi gue. Mimpi yang harus diwujudkan dengan usaha. Jika ditanyakan seberapa besarnya keinginan gue untuk ke Inggris adalah sebesar ketahanan gue untuk nggak menyerah ketika gue ngeliat banyaknya postingan-postingan blog yang bagus-bagus untuk ikutan kompetisi ini; sebesar semangat gue untuk tetap menulis ditengah-tengah waktu yang sangat mepet ini; sebesar kesukaan gue pada Mr. Bean, Harry Potter, dan One Direction; sebesar kesukaan gue untuk ngeliat langsung betapa menakjubkannya tempat-tempat di Inggris itu; dan sebesar mimpi gue untuk bisa kesana. Right at this moment, I am trying to make my dream come true by writing this blog entry. Disamping alasan gue nulis ini karena ikutan kompetisi dari Mister Potato, gue juga pernah denger kalau orang bilang semua mimpi itu harus dituliskan supaya bisa terwujud. I believe in it. How I wish I go to England soon. :)

 image